Selasa, 05 November 2013

MOVIE REVIEW - MAIN HOON NA



REVIEW
MAIN HOON NA

Ah, udah ketebak ya saya mau ngapain? *flirting eyes.
Alih-alih mau ngereview novel saya malah ngereview film. Film India lagi, yang uhm lumayan luamaa alias jadul. Hey, whats the problem with bollywood? Whatever …! I don’t think so and I sooo love it. Hai na?
Saya suka film ini. Main Hoon Na. Do you know the meaning? Im right, here. Yeah! That’s meaning of Main Hoon Na. Im right, here… Oh God! Why am I speaking so much. What am I talking about? Hey, please stop me to speak english for sure!
Well,

Major Ram Prasad Sharma, seorang tentara yang ingin project milaap menjadi kenyataan. Project milaap adalah, pembebasan warga pakistan yang ditahan di India, dan warga India yang ditahan di Pakistan. Misi ini akan menuntaskan peperangan antara Pakistan dan India. But, another person is the terorist, ingin menggagalkan usaha ini. Dan ia melakukan berbagai cara untuk menggagalkannya, termasuk menyandra Putri Jendral pemimpin project Milaap, Sanjana Bakhsi.
Untuk itu, Jenderal mengutus Ram untuk melindungi Sanju. Awalnya Ram menolak, namun setelah ia tahu adik dan Ibunya ada di tempat yang sama, Ram akhirnya menyetujui.  Ia pun menyamar menjadi mahasiswa. Misi Ram bukan hanya untuk melindungi Sanju, tapi juga ingin mencari tahu keberadaan Adik dan Ibu—tiri—nya yang pergi meninggalkan ayahnya selama 20 tahun lamanya—konflik keluarga.
Di tengah usahanya melindungi Sanju, Ram mendapat masalah dengan adaptasi. Ia tidak bisa diterima oleh teman-temannya—termasuk Sanju—karena ia ketuaan untuk menjadi seorang teman—well—sampai akhirnya ia menyelamatkan Lucky dalam bahaya, barulah ia diterima dikalangan teman-temannya—termasuk Sanju—kejutannya adalah, Lucky is his brother.

Lakhsman Prasad Sharma atau Lucky, cowok bedagul idola kampus. Semua cewek menyukainya, termasuk sahabatnya, Sanju. Padahal, Lucky is no prince charming. Rambutnya panjang, kerjaannya tidur, dan kalau taruhan selalu kalah. Apa yang dilihat dari seorang Lucky selain pandai menggombal.—damn its true. Tapi Sanju, begitu mencintai Lucky. Dan Lucky, tidak bisa melihatnya. Kenapa? Karena sanju tidak cantik? Ya itu benar. Lihat saja bagaimana Sanju?


Tapi akhirnya, Sanju dapat berubah dengan bantuan Ram dan Miss Chandni—guru kimia yang ditaksir Ram—. Sweet, Luckypun jatuh cinta walaupun akhirnya ia ditolak Sanju.
“No Lucky. Saya menipumu dengan penampilan saya dan kau sangat menyukaiinya? Tidak Lucky, ini bukan diri saya. Suatu hari saat saya memakai pakaian saya lagi, kau tidak akan melihat saya lagi. Kau tahu bedanya kau dengan Percy? Percy tidak pernah melihat pakaianku sedikitpun.” Then Sanju is gone.
Suatu hari di malam prom, Lucky tidak ingin datang karena Sanju tidak mau menjadi pasangannya. Dan Percy, melepaskan Sanju. He does know what happened. Dan sederhananya, Lucky dan Sanju are one. 
Conflict Review
Siapa yang tahu kalau Rhagavan, teroris yang mengancam jiwa Sanju berada di dalam kampus. Dia menyamar sebagai guru pengganti Mr Ransai. Setelah suatu kejadian yang membongkar siapa Ram sebenarnya, Rhagavan dengan sengaja memberitahu siapa Ram kepada ibu dan Adiknya. Mengetahui hal itu, ibunya semakin terluka dan dengan terpaksa mengusir Ram.  Ram kembali, dan Rhagavan beraksi. Ia menyandera semua mahasiswa sebagai tebusan agar project milaap tidak dilaksanakan. Singkat cerita, Rhagavan mati and project milaap is succesed.—Actually, so boring to telling about Rhagavan.

Random Review
Film ini… Aaarrgghh, film terkeren setelah DDLJ and KKHH, ya oke. Film ini ada dalam urutan ketiga—bisajadi—Overall saya sangat menyukai alurnya. Keluarga, cinta, perseteruan antar negara, dan dendam. Semuanya jadi satu. Dan yang paling membuat saya cengeng adalah, saat Sanju cemburu melihat Lucky bermesraan dengan cewek lain, saat Ram menyelamatkan Lucky dan Ram memeluk Lucky, tapi cuma mengkhayal. Shit! Lagi-lagi yang mengharu biru di sini adalah perihal keluarga. Huhuhu… terharu sampai menangis. Damn, selalu cengeng di bagian ini. di bagian saat Lucky dan ibunya tau bahwa Ram adalah sosok yang membuat keluarga mereka hancur di masa lalu. Itu sangat menyedihkan.
Tentang karakter, mmm,… saya suka semua karakter. So unique. Like mrs kakad, Mr principal yang pikun, mr Ransai yang, aduh kalau ngomong ludahnya muncrat-muncrat, dan si percy yang culun. Aur Voh dekho,  Lucky! Cowok gondrong—who nows, imagine me about someone who… oh forget that!—bodoh, gak lulus-lulus, dan playboy. Tapiiii… Lucky ganteng banget kalau rambutnya pendek. Oouuww… terakhir… kalau Sanju merajuk, dia tahu apa yang harus dia lakukan. Eerrmm, loving! Sanju, udah liat foto di atas kan? Saya suka style-nya? Rambut keritingnya, bajunya—saya mau punya ah—dan  eerr, kalau jadi perempuan dia cantik sekali. Look at this! 


Miss Chandni, satu kata aja deh buat dia. Seksi. Shes so Hot! Eemmhh… Major Ram, dia yang terkereenn…
Tentang lagu favorit di film ini, tentu saja yang judulnya sama dengan judul film ini.

Main Hoon Na.
Di lagu ini terdapat banyak emosi. Seperti, opening lagu di mulai dari Ram yang baru saja mengetahui bahwa Lucky adalah adiknya. Ia pun berjalan memeluknya, dan mengkhayal ternyata. Tapi emosinya dapat sekali. Ram sangat menyayangi Lucky meskipun baru pertama kali bertemu. Kemudian ketika suara perempuan, yang menyanyi adalah Sanju. Dan di situ kentara sekali kalau Sanju mencintai Lucky tapi Lucky tak bisa melihatnya. Adegan yang  membuat haru adalah ketika Sanju cemburu melihat Lucky bersama minni, kemudian di depan gereja Lucky menggoda Sanju. Ia gendong dan kemudian dijatuhkan. Lucu bukan? Ah, aku suka lagu ini. Belum lagi pas lagu yang Sanju baru berubah menjadi cantik. Gila, pinggulnya kece beud ya? Aku bisa deh kayak dia. Hihihi…

Adegan favorit saya, selain penyelamatan Lucky, penyelamatan Percy. God, Ram is so cool. Tapi itu kendaraannya nggak elit banget, becak coy. Impossible banget ngejer bandit. Tapi ini film India coy. Everything is good and possible. Lalu… ketika Ram kalah taruhan dan disuruh menyanyi untuk siapapun yang datang. eh, Miss Chandni masuk dengan gaya yang molek dan… seksi. Sangat sangat sangat suka saat Miss Chandni mengibarkan saree-nya.
 “Go ahead and finish the song! I said, finished the song!”
 Its so amazing. Im envy too. She is beauty with saree. Oh shut up! My spelling its not good. What am I talking about?
Ini yang sangat lucu. Lucky masuk ke perpustakaan. Kemudian perpus berubah seperti kuil. Ada lonceng dan banyak cewek yang berlarian ke arahnya. Lucu!
Yang terakhir, Lucky terpelongo saat Sanju sudah cantik. Nah, di sini yang saya nggak suka sama film ini. kenapa harus cantik dulu baru menemukan cinta? Shit! Lucky, youre damn! But also… ofh shut up! This movie’s so excelently!
Dan siapa orang yang lebih keren di balik film ini. Jreng jreng… *drumroll

Farah Khan.
Huaa… She is one of the adorable director. Farah Khan, sutradara merangkap penulis skenario dan kereografer. Semua film yang bercampur tangan Farah Khan, sangat mengagumkan. So many dancing and dancer, so many song, so many music, and soooo many loving. Love you Farah. *kiss

Dan… cukup sampai di sini review saya. Tonton sendiri kalau mau tau sensasinya… main hoon na!
Jai ho!

1 komentar:

Jangan malu- malu untuk berkomentar. Silahkan berikan komentar terbaik anda ^_^ Xie Xie Ni